Menu Click to open Menus
TRENDING
Home » True Story » Dialog singkat dengan Ibuk “Cabe Kutu”

Dialog singkat dengan Ibuk “Cabe Kutu”

(691 Views) November 14, 2013 5:46 pm | Published by | No comment

Diakibatkan karena perut sedikit lapar, berusahalah untuk mencari penyampahnya, sambil pergi jeput laundryan, saya beli gorengan,
image

rencananya beli sepuluh ribu saja, ternyata saya kena lobi sama ibuk jual gorengnya, begini dialognya, dengan saya berusaha berbahasa minang tulen :
Ambo : Buk, bali goreng sapuluah ribu buk
Ibuk tu : berapa nak ?
Ambo : sapuluab ribu buk
Ibuk tu : sepuluh ribu limaratus aja gimana nak ?, bisa dapat tujuh
Ambo : bara buk ?
Ibuk tu : tambah limaratus lagi, dapat tujuh
Ambo : yo lah buk, sambil menunjuk saya tunjuk risoles, bakwan, tahu, campua se yg 3 macam tu buk
Ibuk tu : Risolnya gak nak ?
Ambo : iyo risol buk, tahu jo bakwan juo
Ibuk tu : ooo, (sambil bungkus kuah cabenya) Pakai cabe kutu nak ?
Ambo : (anook se lai, indak mangecek), agiahan pitih langsuang se ambo pai lai.

Sampai di toko saya hitunglah berapa harga gorengan itu dengan kalkulator, kalau beli 10 ribu, lebihin limaratus dapat gorengan 7, berapakah harga 1 gorengan ?

This post was written by Faradika,M.Kom
About

faradika.com | Media Sharing Informasi yang bermanfaat, Media untuk belajar bagi siapa yang ingin belajar, Semoga Informasi yang disampaikan pada Web ini bermanfaat dan berguna - Jangan Lupa tinggalkan komentar, Salam Sapa dari Kami

Categorised in:

No comment for Dialog singkat dengan Ibuk “Cabe Kutu”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *