Tidak Bisa Hanya Sekedar Jago Ngoding Bikin Website dan Program Aplikasi

Perkembangan aplikasi dan pemrograman banyak menciptakan programmer-programmer dadakan, bahkan yang dadakan ini bisa mengalahkan popularitas programmer handal, kenapa bisa seperti itu ?

Banyak faktor yang menyebabkan kalahnya programmer handal oleh programmer dadakan yang hanya paham sedikit saja tentang pemrograman, hal ini disebabkan oleh banyaknya saat ini penyedia dan media untuk belajar dan membaut program aplikasi, sehingga tidak butuh waktu lama untuk seseorang bisa membuat sebuah program aplikasi, itu terbukti dengna semakin murahnya tarif program aplikasi di jagad maya ini, coba saja cek di marketplace, sangat murha harganya, meskipun itu belum tentu bisa memenuhi kebutuhan user, namun itu sudah mewakili adanya program aplikasi.

Selanjutnya apa yang diperlukan oleh programmer handa agar tidak kalah populer ?, seorang jago ngoding istilahnya dan programmer handal itu mereka terbiasa dengan apa yang sudah nyata dan jelas apa yang mau dibuat, sehingga terkesan manja untuk berfikir kreatif dan inovatif, berbeda dengan programmer dadakan, mereka rata-rata punya ilmu berbeda diluar sana, tapi tertarik untuk bikin aplikasi, sehingga skill diluar selain programmer dipadukan bersama, maka muncul lah hasil yang baik, banyak kita lihat contohnya, perusahaan start up foundernya sedikit yang dari programmer, tapi mereka memiliki programmer handal di dapur mereka, sehingga apa yang perusahaan tampilkan seolah itu karya si founder, padahal programmerlah yang berjibaku siang malam untuk menjadikan aplikasi tersebut disukai user.

Dalam hal ini, seorang programmer, tidak cukup hanya memiliki skill ngoding, harus ada skill yang lainnya, seperti marketing, memiliki cara berfikir maju, kreatif dan inovatif, sehingga mereka bisa lebih unggul, Jika tidak, maka programmer hanya akan jadi orang dapur dari sebuah produk IT yang terkenal.

Ayo ngoding.

One Comment

Add a Comment

Your email address will not be published.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.